Archives

Penyakit Keputihan / Infeksi Jamur Vagina

Hampir semua wanita di dunia ini memiliki masalah dengan berulangnya penyakit keputihan / infeksi jamur vagina . Hal ini karena wanita memiliki bagian seksual internal yang akan sangat mudah diserang oleh infeksi semacam ini. Infeksi jamur vagina sendiri sebenarnya disebabkan oleh organisme jamur yang tumbuh lebih dari yang seharusnya, sehingga dapat menyebabkan infeksi di bagian dalam tubuh wanita . Infeksi ini sangat mengganggu dan sangat memalukan ketika mereka harus melakukan hubungan seksual. Menderita infeksi ini  akan menyebabkan rasa gatal pada bagian internal vagina, dan jika keadaannya parah maka akan menjadi sangat menderita ketika saat melakukan hubungan seksual .

Gejala Penyakit Keputihan / Infeksi Jamur Vagina .

Infeksi jamur vagina harus diperlakukan dengan sangat baik sehingga tidak akan menjadi  parah dan berbahaya. Sebelum mengobati infeksi semacam ini, kaum wanita harus tahu tentang beberapa gejala yang dapat menunjukkan bahwa seseorang sedang diserang oleh penyakit keputihan / infeksi jamur vagina. Gejala yang paling mudah yang dapat Anda rasakan adalah rasa gatal-gatal pada areal vagina. Namun, dapat hilang dengan mudah jika infeksi ini ditangani dengan baik . Anda mungkin merasa bahwa itu akan lebih baik bila Anda kencing, karena semua infeksi dicuci oleh  urin. Namun ini  hanya sementara saja. Gatal akan muncul dan berlanjut jika infeksi jamur vagina masih terjadi.

Gejala berikutnya yang dapat Anda lihat dengan mudah dari infeksi jamur vagina adalah semacam cairan putih yang berasal dari vagina. Dalam beberapa kasus, perempuan mendapatkan banyak kotoran dan sangat mengganggu. Jenis debit memiliki bahan padat kecil seperti katun basah yang dapat dengan mudah ditemukan di vagina. Jika Anda menemukan hal semacam ini, maka bisa diyakini bahwa Anda menderita penyakit keputihan / infeksi jamur vagina. Cara termudah berikutnya untuk memutuskan apakah Anda terinfeksi oleh infeksi ragi adalah dengan memperhatikan bau yang disebabkan oleh infeksi semacam ini. Dalam situasi normal, wanita akan memproduksi “bau khas wanita” yang akan terjadi pada setiap wanita di dunia. Tapi, ketika mereka terinfeksi, bau mereka akan jauh berbeda . Infeksi jamur vagina menyebabkan bau yang tidak sedap, dan itulah sebabnya infeksi ini membuat Anda merasa sangat malu untuk melakukan hubungan seksual.

Namun, ada satu hal penting yang Anda harus peduli tentang kambuhnya infeksi jamur vagina. Memiliki gejala-gejala seperti diatas tidak berarti bahwa Anda terinfeksi oleh infeksi jamur 100%. Hal ini karena ada satu infeksi yang memiliki gejala sama seperti infeksi jamur vagina berulang miliki. Infeksi ini disebut Trichomonas vaginalis. Jenis infeksi ini disebabkan oleh protozoa yang biasanya hidup dalam anus. Itu sebabnya untuk mencegah infeksi semacam ini, anda hanya perlu untuk menyeka dari depan ke belakang. Ketika Anda mendapatkan diare, Anda juga dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan jenis infeksi.

Beberapa Penyebab Penyakit Keputihan / Infeksi Jamur Vagina .

Ada banyak penyebab yang dapat kambuhnya infeksi jamur vagina. Penyebab pertama adalah perubahan hormonal, seperti kehamilan. Ketika seorang wanita hamil, vagina akan menjadi lebih sedikit asam/ agak basa. Itulah sebabnya infeksi jamur dapat menyerang mereka dengan mudah, karena organisme ragi mencintai tempat dengan kondisi sperti ini . Selain kehamilan, beberapa penyakit seperti diabetes juga mengambil andil yang  besar dalam menyebabkan kambuhnya infeksi jamur vagina. Itulah sebabnya seseorang yang menderita diabetes akan dapat terinfeksi dengan mudah. Dan itu juga terjadi pada wanita normal. Konsumsi gula terlalu banyak akan dapat menyebabkan infeksi semacam ini.

Minum antibiotik juga dapat menyebabkan kambuhnya infeksi jamur vagina. Hal ini karena antibiotik dapat membunuh beberapa bakteri yang mungkin sangat penting dalam tubuh, dan membiarkan organisme jamur untuk mengambil alih. Itulah sebabnya infeksi jamur dapat menyerang wanita dengan mudah. Penyebab lain yang dapat menyebabkan infeksi jamur vagina adalah hubungan seksual. Beberapa wanita kadang-kadang alergi terhadap air mani, dan bahwa alergi dapat menyebabkan infeksi semacam ini. Karena itu, setelah melakukan hubungan seksual, Anda harus membersihkan vagina dengan baik sehingga infeksi semacam ini tidak akan terjadi pada Anda yang dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari karena gatal-gatal. Setelah mengetahui semua, Anda harus selalu menjaga kebersihan bagian internal Anda untuk menghindari kambuhnya infeksi semacam ini.

Managing common vulvar skin conditions

Kenali Ciri Tubuh Terkena “Appendicitis”

PENYAKIT radang usus buntu atau appendicitis bisa menyerang siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan. Operasi adalah satu-satunya cara untuk mengatasi usus buntu yang meradang. Beberapa faktor penyebab terjadinya appendicitis adalah:

- Infeksi bakteri. Bakteri dapat menginfeksi bagian appendiks yang menyebabkan peradangan pada daerah tersebut.

- Penyumbatan appendiks. Tumbuhnya jaringan limfe, tinja, tumor appendiks dan cacing askaris dapat menyebabkan penyumbatan appendiks. Ruang dalam appendiks sangat sempit, sehingga bahan-bahan buangan atau benda asing di atas yang terperangkap di dalam appendiks dan menyebabkan penyumbatan menyebabkan radang yang hebat dan dapat menimbulkan infeksi.

- Hambatan aliran lendir ke sekum. Appendiks menghasilkan lendir 1-2 ml per hari, lendir itu secara normal dicurahkan ke dalam lubang apendik dan selanjutnya mengalir ke sekum. Terhambatnya aliran lendir dari appendiks tersebut akan membentuk sumbatan pada appendiks yang menimbulkan peradangan pada daerah appendiks dan infeksi pada appendiks.

Gejala utamanya adalah sakit di bagian perut. Lokasi nyeri yang muncul mungkin akan bervariasi, hal ini tergantung pada usia dan posisi usus buntu. Pada anak kecil atau perempuan hamil, sakit yang muncul mungkin berada di tempat berbeda. Kadang ketika perut sakit orang jarang yang berpikir itu usus buntu tapi menduganya maag. Tapi sebenarnya gejala radang usus buntu sangat khas. Tanda-tanda gangguan pada usus buntu, yaitu: rasa sakit yang dimulai di sekitar pusar dan sering juga di bagian bawah kanan perut; rasa sakit akan semakin terasa selama beberapa jam; rasa sakit akan semakin timbul jika daerah perut bagian kanan bawah ditekan dan kemudian tekanan dengan cepat dilepaskan; nyeri yang memburuk ketika sedang batuk, berjalan atau melakukan gerakan lain yang mengguncang tubuh; kehilangan nafsu makan; mual dan muntah karena adanya hambatan pada usus; demam; sembelit; ketidakmampuan untuk membuang gas; diare; serta perut yang terlihat membengkak.

Benarkah makanan biji-bijian penyebab usus buntu?

Selama ini orang banyak beranggapan usus buntu terjadi karena sering makan biji-bijian yang sulit dikunyah halus. Anggapan seperti itu tidak benar tapi juga tidak salah. Memang radang usus buntu terjadi karena ada penyumbatan di wilayah ini. Penyumbatan ini yang paling sering adalah dari sisa-sisa makanan yang berupa tinja atau feses.

Sisa-sisa makanan dan tinja yang mengeras akan terjebak di lubang rongga sehingga menimbulkan penyumbatan. Penyumbatan ini membuat bakteri atau virus terperangkap di dalam usus buntu sehingga bisa memicu terjadinya infeksi. Nah, infeksi inilah yang membuat radang usus buntu.

Konsumsi cabai atau jambu beserta bijinya seringkali tidak tercerna dengan baik, sehingga masuk ke dalam saluran usus buntu sebagai benda asing. Makanya untuk mencegah peradangan usus buntu disarankan sering mengonsumsi makanan berserat seperti sayuran dan buah. Hal ini karena serat yang dikonsumsi bisa membantu proses pencernaan dan mencegah tinja terlalu lama berada di dalam usus

Mata Sehat Jendela Hati

SEPERTI kerap disitir bahkan sudah menjadi pepatah klasik “Mata merupakan jendela hati”. Realitas itu benar adanya. Indikasi itu merefleksikan bahwa betapa pentingnya peranan mata dalam kehidupan di dunia ini. Fungsi mata sesungguhnya memang sangat vital dan strategis. Karena itu, sewajarnya keberadaan mata ini jangan disia-siakan. Sebetulnya, menjaga kesehatan mata dengan spirit tinggi wajib hukumnya.

DISEBUTKAN bahwa sekitar 100 juta penduduk dunia mengalami kehilangan penglihatan setiap tahunnya. Beberapa di antaranya disebabkan oleh penyakit mata yang sebenarnya bisa dicegah sebelum parah dan menimbulkan komplikasi kebutaan. Kadangkala karena faktor kesibukan, persoalan mata tidak mendapat penanganan memadai. Padahal untuk menjaga mata agar tetap sehat, tidak boleh ada kebiasaan lupa. Sebab jika ini diabaikan cepat atau lambat akan menimbulkan gangguan pada penglihatan. Untuk memelihara mata penangannya tidak perlu mekanisme yang komplek. Sederhana saja langkahnya agar mata senantiasa sehat.

Berikut beberapa tips dan kiat-kiat sederhana yang harus diupayakan dalam menjaga kesehatan mata kita.

- Gunakan Kacamata Anti Sinar Ultraviolet

Kacamata hitam (sunglasses), terutama yang mampu menangkal sinar ultraviolet diyakini bisa menghambat terjadinya katarak. Hal itu dikarenakan kacamata tersebut mampu melindungi mata dari terpaan sinar ultraviolet secara langsung. Sinar ultraviolet secara langsung itu salah satunya sebagai penyumbang penyakit katarak.

-Hindari Rokok

Selain merokok dari segi kesehatan memberi imbas yang tidak baik dan akibatnya sangat buruk terutama pada paru-paru, juga mampu merusak retina mata. Retina ini merupakan lapisan mata yang mengandung saraf penglihatan. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa perokok memiliki risiko yang tinggi terhadap kerusakan retina matanya.

- Makan Makanan Bergizi

Bagi sebagian besar orang wortel dianggap baik untuk kesehatan mata. Selain wortel, makan sayur-sayuran berbagai jenis, terutama yang berwarna hijau sangat dianjurkan. Upayakan sayuran yang dipilih yang kaya akan vitamin C dan E, zinc, serta asam lemak omega tiga. Semua zat tersebut di atas telah diteliti dan terbukti mampu menjaga kesehatan saraf mata dengan baik.

- Gunakan Pelindung Mata

Diperkirakan lebih dari 10 juta kecelakaan kerja setiap tahun terkait soal mata. Tidak jarang seseorang kehilangan penglihatan dari kecelakaan tersebut. Kecelakaan itu paling sering disebabkan aktivitas seperti memotong rumput, mengelas besi, menyemprotkan insektisida, dan beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan membangun atau memperbaiki rumah. Kecelakaan tersebut sebenarnya dapat dihindari apabila ada kesadaran pentingnya pemakaian pelindung mata (minimal kacamata) ketika melakukan pekerjaan yang sangat berisiko seperti yang telah disebutkan di atas.

- Kenali Riwayat Penyakit Dalam Keluarga

Beberapa penyakit mata diperkirakan berhubungan dengan faktor keturunan (genetik). Faktor genetik dapat mempengaruhi secara langsung seperti pada sakit glaucoma. Bisa juga secara tidak langsung melalui penyakit hipertensi atau kencing manis. Penyakit kencing manis ini dapat merusak lapisan retina mata ini. Dengan mengetahui riwayat penyakit keluarga sendiri. Langkah selanjutnya, harus ada kesadaran dan kewaspadaan yang baik terhadap risiko penyakit yang berpeluang dialami ini.

- Istirahatkan Mata Kita

Jika mata ini sudah terasa lelah saat membaca atau melakukan aktivitas lainnya, seperti bekerja di depan computer, sebaiknya jangan terlalu memforsir diri. Bagaimanapun mata perlu diistirahatkan. Tujuannya agar mata segar kembali. Salah satu caranya menggunakan rumus 20-20-20. Saat kita menggunakan komputer atau membaca, biasakan untuk mengalihkan pandangan kita setiap 20 menit ke arah objek yang jaraknya 20 kaki (6 meter) dari posisi kita selama 20 detik.

- Periksakan Mata Secara Rutin

Sudah menjadi hal yang biasa bagi sebagian besar masyarakat, baru tergerak memeriksakan kesehatan mata setelah timbul gejala yang dirasakan sangat mengganggu. Kebiasaan tersebut dapat membuat keterlambatan mendapatkan pengobatan yang baik. Oleh karena itu, kita sebaiknya rutin memeriksakan kesehatan mata setiap lima tahun. Ketika berusia antara 40-60 tahun dan setiap tahun ketika telah berumur di atas 60 tahun. Pemeriksaan rutin tersebut hendaknya dilakukan walaupun pada saat itu tidak dirasakan adanya gangguan pada mata sama sekali.

· dr. Putu Adhi Surya Pradana

Mengenal Nyeri Pinggang Bawah

PERNAHKAH anda merasakan nyeri pinggang seperti tersengat listrik? Anda mungkin sering menjumpai atau bahkan mengalami langsung nyeri pada pinggang secara tiba-tiba. Banyak hal bisa mengakibatkannya. Salah satu di antaranya adalah Hernia Nucleus Pulposus (HNP).

HNP adalah luruhnya nukleus pulposus (inti dalam bantalan sendi antar-tulang belakang) sehingga menonjol melalui anulus fibrosus ke dalam kanalis spinalis (jalur saraf yang melewati struktur tulang belakang) dan mengakibatkan penekanan radiks (akar) saraf. Pria dan wanita memiliki risiko yang sama dalam mengalami HNP, dengan wanita paling sering antara usia 30 dan 50 tahun. HNP merupakan penyebab paling umum kecacatan akibat kerja pada mereka yang berusia di bawah 45 tahun. Unit segmental fungsional tulang belakang adalah kombinasi dari diskus (bantalan antar-tulang belakang) di bagian depan atau anterior dan kedua persendian di bagian belakang (posterior). Unit segmental fungsional ini menyediakan perlindungan terhadap komponen saraf dan pada saat yang bersamaan memungkinkan pergerakan dalam rentang stabilitas klinis.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan HNP, di antaranya adalah berat badan yang berlebihan, gaya hidup bermalas-malasan, dan postur tubuh yang tidak diposisikan secara benar. Faktor lainnya adalah perubahan degeneratif seiring bertambahnya usia yang mengurangi kekuatan dan stabilitas tulang belakang, sehingga menyebabkan tulang belakang rentan terhadap cedera. Perubahan degeneratif antara lain pertambahan usia yang berpengaruh pada penurunan kemampuan menahan air yang dimiliki nukleus pulposus, proteoglikan rusak, dan komponen mekanik memburuk yang menyebabkan terlampauinya tekanan maksimal dalam diskus sehingga mengakibatkan penonjolan anulus (cincin dalam inti bantalan sendi). Selain itu, pergerakan tiba-tiba dan bertenaga atau traumatik yang memindahkan gaya dalam jumlah besar ke tulang belakang juga berisiko besar terhadap kemungkinan terjadinya HNP.

Nyeri Pinggang pada HNP

Gejala Klinis HNP

Nyeri yang disebabkan oleh HNP dikenal sebagai iskhialgia diskogenik atau siatika, yaitu nyeri sepanjang perjalanan saraf ischiadikus. Level segmen tulang belakang yang terkena akan memengaruhi daerah nyeri sesuai distribusi area yang dilayani oleh serabut saraf tersebut. Nyeri digambarkan sebagai nyeri yang tajam, berpangkal pada bagian bawah pinggang dan menjalar ke lipatan bokong tepat di pertengahan garis tersebut. Dari titik tersebut ke lipatan lutut terasa ngilu, dan dari lipatan lutut ke mata kaki bagian luar terasa kurang enak atau mengalami kesemutan (parestesia atau hipestesia). Pada kasus yang lebih parah, dapat terjadi gangguan neurologis berupa kelemahan pada anggota gerak bawah (defisit motorik) dan melemahnya refleks. Diskus yang mengalami herniasi atau penonjolan dapat menekan ujung saraf di daerah kauda equina pada tulang belakang menyebabkan sindrom kauda equina di mana terjadi saddle anasthesia sehingga menyebabkan nyeri kaki bilateral, hilangnya sensasi perianal (anus), kelumpuhan kandung kencing, dan kelemahan otot-otot anus yang menimbulkan gejala berupa mengompol ataupun tidak bisa menahan buang air besarnya. Sakit pinggang yang diderita pun akan semakin parah jika duduk, membungkuk, mengangkat beban, batuk, meregangkan badan, dan bergerak. Istirahat dan penggunaan penghilang nyeri (analgetik) akan menghilangkan sakit yang diderita.

Penegakan diagnosis pada pasien HNP dapat dilakukan berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik. Untuk pemeriksaan penunjang, dapat menggunakan X-ray anatomi tulang belakang. Temuan utama pada X-ray pasien dengan HNP adalah penipisan diskus. Selain itu, juga bisa dilakukan pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) sebagai standar emas pencitraan terhadap jaringan lunak pada tulang belakang, seperti diskus intervertebralis, ligamen, sumsum tulang belakang, dan saraf tulang belakang.

Hasil MRI Pasien dengan HNP

Terapi

Penerapan terapi pada pasien HNP dapat berupa konservatif yang meliputi istirahat mutlak di tempat tidur, terapi farmakologis, fisioterapi, latihan, dan korset pinggang. Terapi operatif dilakukan jika ditemukan indikasi, antara lain, terdapat sindrom kauda equina, mengalami gangguan atau desfisit neurologis berat yang nyata dan progresif, dan rasa sakit yang menetap dan semakin parah empat sampai enam minggu setelah terapi konservatif.

Jenis pembedahan yang bisa dilakukan pada pasien HNP adalah Laminotomi (pemotongan sebagian lamina di atas atau di bawah saraf yang tertekan), Laminektomi (pemotongan sebagian besar lamina atau vertebra), dan Disektomi (pemotongan sebagian atau keseluruhan diskus intervertebralis). Sementara ada juga yang disebut Minimally Invasive Operation. Dengan cara ini, insisi (luka operasi) yang diperlukan tidak lebar, dimungkinkannya visualisasi lokasi patologi melalui mikroskop atau endoskop, trauma pembedahan yang dialami pasien jauh lebih sedikit, dan pasien dapat pulih lebih cepat.

dr. I Made Wira Dhastina

10 Cara Agar Wajah Tetap Cantik

Kebanyakan produk kecantikan yang bermanfaat untuk melembabkan dan menyehatkan kulit terbuat dari bahan-bahan yang terdapat di alam. Oleh karena itu, mengapa tidak langsung mengambil dari sumbernya saja jika ingin mendapatkan kulit sehat seperti yang diinginkan?

Berikut ini 10 cara mudah mendapatkan kulit wajah yang sehat dengan bahan alami

1. Tepuk wajah dengan kain yang dibasahi dengan air hangat untuk membuka pori-pori. Kemudian oleskan madu pada wajah dan diamkan selama 15 hingga 30 menit. Bilas dengan air hangat, kemudian tepuk-tepuk wajah dengan kain yang dibasahi air dingin

2. Buatlah masker dengan kuning telur mentah. Aplikasikan kuning telur pada wajah dan leher, diamkan selama 30 menit, bilas dengan air dingin.

3. Anda juga bisa membuat masker dengan putih telur. Aplikasikan putih telur pada wajah dan diamkan hingga putih telur mengering di wajah, baru kemudian Anda hangatkan.

4. Untuk cara yang lebih mudah, Anda bisa menggunakan anggur. Cukup potong sebuah anggur menjadi dua, kemudian gosokkan dagingnya pada wajah. Setelah merata, bilas dengan air dingin.

5. Tumbuk pisang yang sudah terlalu matang hingga haslus, kemudian oleskan keseluruh wajah. Diamkan selama 15 hingga 30 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

6. Yogurt tanpa rasa juga bisa digunakan untuk menyegarkan dan melembabkan wajah. Oleskan yogurt pada wajah dan diamkan selama 15 hingga 20 menit sebelum dibilas dengan air dingin.

7. Jika Anda memiliki bibir yang pecah-pecah, oleskan minyak zaitun sebelum tidur. Biarkan semalaman dan dapatkan bibir lebih lembab dikeesokan harinya.

8. Hancurkan alpukat lalu oleskan pada wajah. Biarkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air dingin. Alpukat baik untuk kesehatan dan keremajaan kulit.

9. Siapkan susu pada sebuah wadah, kemudian sedikit celupkan cotton bud atau kapas dan terapkan pada wajah. Biarkan hingga Anda merasa kulit wajah jadi lebih kencang dan bersihkan dengan air hangat. Rasakan kulit wajah menjadi lebih lembut.

10. Gunakan baking soda untuk mengangkat kulit mati dengan mencampurkannya dengan cleanser harian Anda.

Sumber

ROKOK: RISIKO JANIN DAN IMPOTENSI

Di satu sisi rokok dibenci. Pada lain sisi ia dicintai sampai mati. Penyakit akibat rokok bertebaran, korban juga berjatuhan. Namun, para nikotinis alias perokok tetap mengabaikan. Serangan jantung? Stroke? Kanker? Anggaplah itu risiko. Namun kalau risiko itu juga harus ditanggung janin di dalam kandungan, juga mengancam potensi seksual kaum laki-laki, para perokok harus memikirkan kembali kesetiaannya.

Belum ada angka pasti jumlah mutakhir perokok di Tanah Air. Namun, dilihat dari gencarnya iklan rokok di media massa, boleh jadi itu sejalan dengan (makin) banyaknya jumlah perokok. Kalau mau dilihat lagi, di masa krisis, ketika tak banyak produk beriklan, rokok adalah komoditas yang terus tumbuh bagai tak terpengaruh. Menjadi penaja banyak acara, bahkan menyokong pendanaan program sosial pemerintah.

Di kancah bisnis pun usaha rokok terbilang raksasa, sehingga selalu punya dana amat besar untuk mencari peluang beriklan ketika dicegat di banyak tempat. Mereka sanggup membayar tenaga kreatif dan pelaksana periklanan untuk membuat iklan secara tersamar dan simbolis, menyebabkan orang tak tahu itu iklan rokok seandainya tidak disertai label “Peringatan Pemerintah”. Namun, kreasi itu kini berkembang lagi. Label yang wajib dicantumkan dalam kemasan maupun iklan rokok itu justru dipasang besar-besaran, sementara merek rokoknya sendiri hanya diterakan kecil di sudut bidang iklan. Label “Peringatan Pemerintah”, ironisnya, justru menjadi bahan dominan buat beriklan.

33,3% kanker akibat rokok

Tapi kita tidak ingin bicara mengenai nilai ekonomis rokok. Sebab bagaimanapun, nilai cukai yang dihasilkan oleh bisnis tembakau beraroma itu sangat besar dan masih amat diperlukan bagi keuangan negara. Continue reading

MIMISAN BISA PERTANDA PENYAKIT BERAT

Mimisan acap kali bukan suatu gangguan yang membahayakan. Apalagi di kalangan anak usia TK-SD. Namun, kalau perdarahannya serius, penanganan perlu segera dilakukan. Pasalnya, mimisan juga merupakan salah satu gejala kanker nasofaring.

Anwar sedang asyik bermain bola di lapangan depan rumah bersama teman-teman sebayanya. Tiba-tiba di hidungnya ada cairan mengalir yang dirasakannya seperti ingus. Betapa terkejutnya dia, cairan di hidungnya itu ternyata darah segar. Anak usia tujuh tahun ini segera berlari sambil memegang hidung menghampiri ibunya. Melihat darah mengucur dari hidung Anwar, sang ibu ikut panik dan segera membaringkan si anak. Tetangga yang melihatnya menganjurkan untuk segera mencari selembar daun sirih, digulung panjang, kemudian dimasukkan ke lubang hidung bocah itu. Benar juga, selang lima menit perdarahan berhenti.

Mimisan atau bahasa kerennya epistaksis merupakan gangguan umum di kalangan anak usia TK-SD. Pasalnya pembuluh darah hidung anak usia ini masih tipis dan peka. Terkena tonjokan sedikit saja atau bermain di bawah terik matahari terlalu lama, pembuluh darah di hidung pecah. Namun jangan salah, mimisan yang terjadi pada bayi (0 – 2 tahun) perlu lebih diwaspadai karena dikhawatirkan terjadi hal-hal lebih serius.

Dr. Bambang Hermani, kepala bagian THT (Telinga-Hidung-Tenggorok) FKUI/RSUPN Ciptomangunkusumo, Jakarta, menyarankan bila terjadi perdarahan demikian pada anak hendaknya tidak panik. Anak cukup dibaringkan setengah duduk, bagian hidung yang keluar darah ditekan barang 1 – 2 menit, kemudian tempelkan es batu pada bagian luar hidung. Ahli THT ini tidak menyarankan anak dibaringkan lurus karena dikhawatirkan darah akan masuk ke dalam.

Bila aliran darah berhenti selang 3 – 5 menit, mimisan hanya merupakan gangguan biasa. “Namun bila setelah 15 -30 menit darah tidak juga berhenti, hendaknya anak segera dibawa ke rumah sakit,” anjurnya.

Pemberian daun sirih atau es batu memang sangat menolong karena akan mengecilkan pembuluh darah sehingga perdarahan segera terhenti. Kalau sampai dibawa ke rumah sakit biasanya tindakan pertama adalah dibakar (dikostik) agar perdarahan segera berhenti, lalu hidung dibersihkan. Kalau tidak berhasil, diberikan tampon atau kapas dan salep atau vaselin untuk dipertahankan selama 1 – 2 hari. Di sini tampon berfungsi menekan serta mengistirahatkan perdarahan.

Mimisan bukan penyakit

Perdarahan hidung bukanlah suatu penyakit tapi merupakan indikasi adanya suatu gangguan. Kasus yang dialami Anwar tadi termasuk ringan dan sumbernya dari bagian anterior atau dari bagian depan rongga hidung saja. Pasalnya di bagian itulah banyak pembuluh darah bertemu. Pada umumnya ini terjadi pada anak yang sering mengalami pilek dan pembuluh darahnya tipis.

Mimisan juga sering terjadi bila anak menghadapi perubahan cuaca, teriritasi gas yang merangsang, dll. Misalnya dari tempat yang panas ke tempat yang dingin atau menghadapi tekanan udara yang berubah. Pada anak acap kali juga hidung kemasukan benda asing seperti biji-bijian atau benda kecil lain yang menimbulkan infeksi dan terjadi perdarahan. Pada kasus ini biasanya dengan tanda-tanda keluar bau busuk dari lubang hidungnya. “Namun setelah anak lulus SD tidak akan terjadi mimisan lagi karena pembuluh serta sel lendir pada rongga hidung sudah lebih kuat,” tambah dr. Bambang.

Yang harus lebih diwaspadai kalau sumber berasal dari dalam atau posterior karena bisa jadi merupakan indikasi suatu penyakit serius seperti demam berdarah, tekanan darah tinggi, tumor ganas pada rongga hidung atau nasofaring, kanker darah (leukemia), atau kelainan darah hemofilia (tidak memiliki zat pembeku faktor VIII), penyakit kardiovaskuler, dll.

Pada umumnya kejadian perdarahan posterior lebih sering (setiap 1 – 2 hari) dengan perdarahan lebih banyak sehingga lebih sulit diatasi. Perdarahan posterior kebanyakan terjadi pada para orang dewasa walaupun tidak menutup kemungkinan anak-anak juga bisa mengalaminya, khususnya kalau terjadi infeksi, demam berdarah, atau leukemia. “Kalau darah keluar sampai berhari-hari sebanyak sekitar 1 – 2 l, harus segera diatasi, jangan sampai terjadi kekurangan darah (anemia) atau yang lebih parah terjadi shock (turunnya tekanan darah secara mendadak yang diikuti pingsan).”

Untuk menanggulangi perdarahan posterior dilakukan pemasangan tampon posterior dengan cara yang lebih rumit karena tampon harus dimasukkan ke dalam. Setelah darah berhasil dihentikan, barulah diteliti lebih lanjut penyebabnya. Pemeriksaan tidak bisa hanya berdasarkan darah yang keluar saja sebab tidak akan terdeteksi penyebab yang tepat.

Kalau sampai terjadi perdarahan hidung pada seseorang dengan kelainan tekanan darah, belum berarti ini menandakan gejala stroke, karena perdarahan bukan berasal dari rongga otak. Hanya saja epistaksis karena tekanan darah tinggi pada umumnya hebat, sering kambuh dan tidak terduga terjadinya. Biasanya pada penderita tekanan darah tinggi perdarahan pada hidung berindikasi bahwa tekanannya sedang tinggi atau naik dan tentunya ia harus waspada.

Sedangkan perdarahan hidung posterior karena infeksi bisa karena sinus paranasal seperti rinitis atau sinusitis. Yang lebih parah adalah infeksi karena penyakit lupus, sifilis, dan lepra.

Tentu saja yang terparah kalau terjadi suatu keganasan pada rongga hidung atau nasofaring. Pengobatan di sini tidak bisa dengan pembedahan melainkan hanya dengan penyinaran dan kemoterapi.

Wanita hamil ada kalanya juga bisa mengalami epistaksis karena gangguan hormonal. Namun, sepanjang hanya pada batas normal, tidak perlu dikhawatirkan. Walau demikian, kalau perdarahan hidung sudah pada taraf serius, memang harus segera diatasi agar tidak mempengaruhi perkembangan sang janin.

Dr. Bambang Hermani menekankan tiga prinsip utama kalau melihat seseorang mengalami perdarahan hidung. Pertama-tama menanggulangi atau menghentikan perdarahannya, mencegah terjadinya komplikasi serta epistaksis. Bila sampai terjadi shock, memperbaiki keadaan si pasien dulu secara umum.

Menghentikan perdarahan secara aktif seperti dengan pemasangan tampon tadi lebih baik daripada pemberian obat hemostatik (pembeku darah), sambil menunggu epistaksis berhenti dengan sendirinya.

Yang perlu diingat lagi, pasien harus diperiksa dalam posisi duduk. Kalau keadaannya terlalu lemah, baringkan dengan meletakkan bantal di belakang punggungnya.

Sumber perdarahan dicari oleh dokter dengan bantuan alat pengisap untuk membersihkan hidung dari bekuan darah. Kemudian tampon kapas yang sudah dibasahi dengan obat tertentu dimasukkan ke dalam rongga hidung. Tampon dibiarkan selama 3 – 5 menit. Dengan cara ini dapat diketahui apakah sumber perdarahan dari anterior atau posterior. (Nanny Selamihardja)